Obat Panu

Dalam ilmu kedoteran, panu biasanya dikenal dengan istilah Pityriasi versicolor.  Panu ini disebabkan oleh jamur Malasseia furfur. Menurut survey, penderita panu di dunia masih sangat tinggi, dari data dilaporkan bahwa 50 persen penyakit panu terjadi pada masyarakat di daerah tropis. 5 persen di daerah sub tropis, dan kurang dari 1 persen di daerah dingin.

Panu pun bisa menyerang siapa saja, tidak peduli tua ataupun muda, anda laki-laki atau perempuan, bahkan cantik atau ganteng. Semua orang berisiko terkena panu.

Mengapa kebanyakan penderita panu adalah orang yang tinggal di daerah tropis? Karena penyebab penyakit ini adalah jamur, dimana tempat kesukaannya adalah daerah lembab dan juga yang kurang bersih. Jamur penyebab panu ini paling suka bertengger di bagian tubuh yang lembab seperti lipatan lengan, perut, lipatan paha, leher, ketiak, maupun punggung.

Pokoknya bagian tubuh yang sering lembab dan berkeringat adalah tempat terindah bagi jamur ini untuk menyebarkan panu dan membuat kulit menjadi gatal dan tidak enak dipandang.

Penyebab Panu

Pelaku utama penyebab panu adalah jamur Malazessia furfun. Namun yang perlu diketahui bahwa faktor pemicu adanya jamur ini pada tubuh kita ada banyak.

Pertama faktor lingkungan, seperti  lingkungan lembab dan panas. Faktor penggunaan pakaian misalnya menggunakan pakaian yang ketat, tidak menyerap keringat, dan pakaian yang belum kering total.

Selain faktor-faktor di atas yang kebanyakan merupakan faktor eksternal, faktor internal juga ada loh yang bisa mengundang jamur panu datang. Apa saja faktor itu?

Keringat berlebihan karena kegemukan atau aktifitas, perubahan hormon, kulit berminyak, keseimbangan flora di dalam tubuh yang  terganggu karena pemakaian antibiotik dan obat hormonal dalam jangka waktu yang lama juga dapat menjadi faktor pemicu penyakit panu.

Gejala Panu

Warna warni penyakit panu tentunya tidak secerah pelangi. Pada penyakit panu, gejala yang terjadi adalah munculnya bercak-bercak putih atau cokelat pada kulit penderita. Bercak ini biasanya disertai rasa gatal bahkan bersisik terutama saat berkeringat, panu bisa menyebar ke bagian kulit lain sampai pada wajah. Gejala penyakit panu ini akan terlihat jelas ketika terkena paparan sinar matahari langsung.

Pantangan Penderita Panu

Penyakit panu merupakan penyakit yang dibawa oleh jamur, oleh karena itu bisa ditebak bahwa pantangan bagi penderita panu adalah menyediakan kondisi yang nyaman bagi jamur tersebut untuk tinggal.

Kondisi nyaman bagi jamur berhubungan dengan kebersihan personal, misalnya penderita panu tidak dianjurkan untuk menggunakan pakaian ketat, pakaian yang belum kering total, tidak membersihkan tempat tidur. Pokoknya yang berhubungan dengan kebersihan personal, dan jangan sampai tubuh selalu berada dalam keadaan lembab.

Pencegahan dan Obat Panu

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya panu. Kebanyakan cara tersebut merupakan cara sederhana yang sangat mudah dilakukan, murah, terjangkau.

Karena penyakit sudah merajalela maka ada baiknya kita mencegahnya dengan berperilaku hidup yang bersih dan sehat.

Khusus untuk penyakit panu, kita cukup menjaga kebersihan dan kelembaban pakaian kita, agar tidak mengundang datangnya jamur pemicu panu. Biasakan menjaga dengan baik kebersihan bahan-bahan yang selalu bersentuhan langsung dengan kulit misalnya handuk dan pakaian.

Obat panu yang dianjurkan adalah yang berasal dari bahan alami, obat alami dinilai memiliki efek samping yang lebih kecil jika dibandingkan dengan obat yang terbuat dari bahan kimia, selain itu harganya pun terjangkau. Bahan-bahan alami pun mudah ditemukan di sekitar kita.

Beberapa bahan alami juga dapat menjadi obat panu, kebanyakan dengan cara ditumbuk lalu dioleskan ke bagian tubuh yang terkena panu. Jenis bahan alami tersebut seperti lengkuas, bawang putih, dan buah pala. Selain itu penggunaan jeruk nipis juga terbukti menghilangkan panu.

Adapun jenis dedaunan yang dapat digunakan sebagai obat alami panu adalah daun pare dan daun tembakau. Penggunaannya pun cukup sederhana, cukup dengan menumbuk daun tersebut sampai halus, kemudian mengoleskannya pada bagian panu. Buah-buahan yang mengandung vitamin C juga baik untuk penyembuhan panu misalnya belimbing, penggunaannya pun dengan cara dioleskan pada bagian kulit yang panu.

Meskipun terkesan biasa saja dan dialami oleh banyak orang, penyakit panu merupakan salah satu penyakit yang dapat menurunkan tingkat kepercayaan diri seseorang terutama ketika menyerang daerah yang mudah terlihat oleh orang banyak misalnya wajah atau tangan. Oleh karena itu,lebih baik mencegah dan mengobati secepat mungkin, agar panu tidak menjalar kemana-mana. Semoga informasi di atas dapat membantu Anda :)